Archive for August, 2006

PENTINGNYA SABAR DI DALAM BERDAKWAH

Posted in Uncategorized on 31 August 2006 by munawir

Sabar di dalam berdakwah memiliki peran amat penting dan sebagai kewajiban bagi seorang da’i. Sabar, secara umum merupakan kewajiban bagi setiap muslim, namun bagi seo-rang da’i, ia lebih dan sangat ditekan-kan. Oleh karena itu, Allah memerin-tahkan kepada pemimpin para da’i dan teladan mereka, Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam untuk bersikap sabar, Dia berfirman, “Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan”. (QS. 16:127-128)

Di dalam ayat yang lain disebut-kan,“Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka.(Qs. Al-Ahqaaf: 35)

Juga firman-Nya yang lain, artinya, “Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami terhadap mereka.” (QS. 6: 34)

Jika Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam saja, yang beliau adalah manusia paling mulia, penghulu Bani Adam masih diperintahkan untuk bersabar, maka bagaimana lagi dengan kita?

Allah Subhannahu wa Ta’ala telah menjelaskan kepada kita semua, bahwa kehidupan ini penuh dengan ujian dan cobaan. Salah satu hikmah diturunkannya cobaan dan ujian adalah agar diketahuai mana orang yang jujur dan yang dusta, mana yang benar-benar mukmin dan yang munafik, mana yang bersabar dan mana yang tidak.

Seorang da’i membutuhkan kesabaran yang ekstra kuat, hal ini karena keberadaan seorang da’i lain dengan masyarakat pada umumnya. Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam telah memberitahukan, bahwa semakin tinggi tingkat keimanan seseorang, maka semakin berat ujian yang dihadapi, beliau bersabda, “Orang yang paling berat ujiannya adalah para nabi, kemudian yang semisal mereka, lalu yang semisal mereka. Seseorang diberi ujian berdasarkan tingkatnya dalam beragama.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan al-Hakim. Dihasankan oleh al-Albani)

Maka kesabaran bagi seorang da’i amatlah penting, di antara pentingnya kesabaran di dalam berdakwah adalah sebagai berikut:

1. Sabar di dalam Berdakwah Ibarat Kepala bagi Badan
Dapat dikatakan, bahwa tidak ada dakwah yang tanpa kesabaran, sebagai-mana tidak ada badan yang tanpa kepala. Jika kepala lepas dari badan, maka itu artinya kematian. Oleh karena itu, Iman Ibnu Qayim mengatakan, ”Kedudukan sabar terhadap iman, ibarat kedudukan kepala terhadap badan. Maka tidak ada iman bagi orang yang tidak punya kesabaran, sebagaimana jasad juga tak berarti tanpa adanya kepala.” Jika dalam keimanan yang sifatnya masih individual dibutuhkan kesabar-an, maka dalam dakwah yang skupnya lebih luas dan kompleks sudah barang tentu sangat lebih dibutuhkan lagi.

2. Sabar Merupakan Salah Satu Empat Rukun Kebahagiaan.
Sebagaimana firman Allah Subhannahu wa Ta’ala, “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.” (QS. 103:1-3)

3. Sabar Termasuk Akhlak Paling Agung.
Kesabaran merupakan akhlak yang dibutuhkan oleh setiap muslim secara umum dan lebih khusus para da’i. Para ulama telah banyak menying-gung masalah pentingnya sabar dalam banyak risalah dan karya mereka.

4. Sabar Termasuk Perkara Paling Penting.

5. Sabar Merupakan Pendekatan Diri kepada Allah yang Utama
Di dalam al-Qur’an disebutkan, bahwa hanya kesabaranlah yang akan dibalas oleh Allah dengan pahala yang tidak terhitung. Hal ini menunjukkan, bahwa ia merupakan amal yang sangat utama dan tinggi kedudukannya. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas.” (QS. 39:10

6. Kesabaran Meringankan Penderitaan
Setiap muslim dan terutama para da’i pasti menghadapi tantangan dalam hidupnya, karena seorang da’i menga-jak manusia untuk meninggalkan hawa nafsu dan syahwat yang dibenci oleh Allah, tunduk terhadap perintah-Nya, berhati-hati terhadap batasan-batasan-Nya serta menjalankan apa yang disyariatkan oleh-Nya. Maka orang-orang yang berseberangan dengan dakwahnya, pasti akan memusuhi dengan segenap tenaga bahkan bila perlu dengan angkat senjata. Menghadapi rintangan semacam ini seorang da’i mau tidak mau harus me-megang kayakinan dengan teguh dan bersabar, karena sabar merupakan pedang yang tak pernah tumpul dan sinar yang tak kenal redup.

7. Sabar Adalah Sifat Para Nabi
Para nabi dan rasul alaihimussalam mendapatkan keselamatan, kesukses-an dan kekuatan dikarenakan sikap sabar mereka. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman, “Maka bersabarlah Kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar dan sekali-kali janganlah orang-orang yang tidak meyakini (kebenaran ayat-ayat Allah) itu menggelisahkan kamu.” (QS. 30: 60) Lukman al-Hakim, seorang yang telah diberikan hikmah oleh Allah, telah mewasiatkan kesabaran kepada anaknya, sebagaimana yang telah difirmankan Allah Subhannahu wa Ta’ala , “Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari per-buatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” (QS. 31:17)

8. Dengan Kesabaran Seorang Da’i Menjadi Teladan
Seorang dai hendaknya menjadi teladan bagi masyarakatnya, sebagai-mana ini merupakan salah satu sifat hamba yang ideal (Ibadur Rahman). Keteladanan dalam beragama tidak akan didapat, kecuali dengan bersabar, karena Allah telah menetapkan, bahwa imamah (keteladanan) hanya didapati oleh mereka yang sabar dan yakin ter-hadap ayat-ayat Allah. Firman Allah Subhannahu wa Ta’ala , “Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.” (QS. 32:24)

9. Sabar Menghantarkan Kepada Pertolongan Allah.
Hal ini tentunya bukan berarti dengan meninggalkan usaha, karena pertolongan dari Allah tidak mungkin tercapai dengan sendirinya tanpa melakukan sebab- sebab yang mengan-tarkan kepadanya. “Jika kamu bersabar dan bertaqwa, niscaya tipu daya mereka sedikit pun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah menge-tahui segala apa yang mereka kerjakan.” (QS. 3:120) “Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang- orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan. (QS. 3:186) Allah Subhannahu wa Ta’ala menceritakan perihal Nabi Yusuf, bahwasanya dia mendapatkan pertolongan dikarenakan kesabaran-nya. Yusuf berkata kepada saudara-saudaranya, “Sesungguhnya Allah telah melimpahkan karunia-Nya kepada kami”. Sesungguh-nya barang siapa yang bertaqwa dan bersabar, maka sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik”. (QS. 12:90)

10. Sabar Merupakan Kumpulan Berbagai Akhlak Luhur
Di dalam sabar termuat berbagai macam akhlak yang mulia, di antaranya adalah santun, lembut, ramah, pemaaf, toleran, lapang dada, adil, menyembunyikan aib orang dan lain sebagainya. Seorang da’i akan menghadapai orang yang memiliki berbagai macam karak-ter. Ada yang banyak bertanya, sering membuat jengkel, malas, pembuat onar, menghadapi pertengkaran dan lain-lain, maka menghadapi masyara-kat yang bermacam-macam dibutuhkan kesabaran yang tinggi.

11. Sabar adalah Separuh Iman
Sabar dan Syukur adalah inti keimanan, Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.” (QS. 14:5) Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam telah menyifati seorang mukmin dengan sifat yang menakjub-kan, sifat itu tidak akan didapati, kecuali pada seorang mukmin, yaitu, “Kalau mendapatkan kelapangan, maka ia bersyukur, yang demikian adalah baik baginya. Dan apabila ditimpa kesempitan, maka ia bersabar dan itu pun baik baginya juga.” (HR. Muslim)

12. Sabar Merupakan Sebab Untuk Meraih Kesempurnaan
Kesempurnaan iman hanya akan dapat diraih dengan kemauan keras dan keteguhan. Oleh karena itu, dalam sebuah riwayat disebutkan doa berikut, “Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keteguhan dari setiap urusan dan kemauan keras dalam meraih petunjuk.” Keteguhan dan kemauan yang keras tidak akan dapat berdiri dengan tegak, tanpa adanya pondasi kesabaran.

13. Kesabaran Merupakan Sarana Melatih Diri
Seorang da’i harus melatih diri untuk menjauhi perkara-perkara yang tidak selayaknya dilakukan olehnya seperti berkeluh kesah, bosan, patah semangat, terburu-buru, marah, takut, rakus, mendahulukan hawa nafsu dan lain-lain. Hanya dengan membiasakan bersikap sabar, ia akan mampu menjauhi semua itu, sehingga ia dapat bersikap proporsional dan adil dalam berbagai permasalahan, mempertimbangkan sesuatu dengan matang dan dengan pemikiran yang jernih. Akhirnya dakwah yang disampaikan menjadi lebih mengena, karena ia dapat mencari waktu yang tepat, metode yang sesuai dan penuh dengan hikmah.

14. Sabar Mempunyai Kedudukan yang Tinggi.
Di dalam beberapa firman Allah, sabar selalu bergandengan dengan sifat-sifat mulia yang lain, seperti yakin, syukur, tawakkal, shalat, tasbih dan istighfar, jihad, taqwa, al-haq, belas kasih dan sebagainya.

15. Kebaikan Dunia Akhirat Bagi Orang yang Sabar
Kebaikan bagi orang sabar: Allah beserta orang yang sabar; Allah mencintai orang yang sabar; Mendapatkan kesejahteraan dan rahmat dari Allah; Mendapatkan pertolongan; Dijaga dari tipu daya musuh dan yang paling penting adalah ia berhak mendapatkan surga, sebagaimana firman Allah Subhannahu wa Ta’ala , Artinya, “Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya”, (QS. 25:75)

Diringkas dari buku, “Anwa’u ash-Shabr wa Majalatihi fi Dlau’ al-Kitab wa as-Sunnah,” hal 7-27 Dr. Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani.

dari Al-Sofwah

PUFFF…

Posted in Uncategorized on 31 August 2006 by munawir

Minggu ini yang paling berat selama kerja di sini… ampir tiap malem lembur di kantor sampe jam sepuluh malam… karena kudu nelpon ke Brazil… nungguin waktu pagi Brazil… sabtu minggu pun demikian… But… i really enjoy this… setidaknya aku menikmati ini sebagai proses belajar… kan malu banget kalo lulusan HI ga ngeh mengenai international cooperation… plis deh….

Minggu depan mungkin ga bisa posting karena lagi dinas ke Jogja… so.. sampe ketemu minggu kedua November… (halllaaah…)

PUFFF…

Posted in Uncategorized on 31 August 2006 by munawir

Minggu ini yang paling berat selama kerja di sini… ampir tiap malem lembur di kantor sampe jam sepuluh malam… karena kudu nelpon ke Brazil… nungguin waktu pagi Brazil… sabtu minggu pun demikian… But… i really enjoy this… setidaknya aku menikmati ini sebagai proses belajar… kan malu banget kalo lulusan HI ga ngeh mengenai international cooperation… plis deh….

Minggu depan mungkin ga bisa posting karena lagi dinas ke Jogja… so.. sampe ketemu minggu kedua November… (halllaaah…)

TES KEPRIBADIAN

Posted in Uncategorized on 28 August 2006 by munawir

Tadi siang… Deen ngasih link http://www.sanasini.com/interactive/psyche/tests.php… katanya tes kepribdian gitu… daripada manyun… saya coba aja klik…n ada beberapa pilihan tes ternyata.. pertama.. saya pilih Tes Kecenderungan Untuk Selingkuh, ngerjain 30 soal yang bentuknya choice benar-salah gitu… dan hasilnya adalah :

Kamu tipe yang gak bisa selingkuh dunia akhirat. Kamu gak punya pilihan lain selain menjadi pasangan yang setia. Sekalipun secara terpaksa berselingkuh, kamu akan merasakan suasana yang penuh intimidasi.

He he he… hasil yang jujur dan benar-benar representatif… saya jadi makin demen ama nih website… so saya nyari lagi tes yang lain… so saya pilih Tes Personalitas, kita dikasih pilihan sembilan gambar dan kita kudu milih gambar yang kita sukai… so saya milih gambar ini

dan hasilnya adalah sebagai berikut… teng tongg…. :

Kamu lebih berpegang kepada diri kamu sendiri daripada orang lain. Kamu lebih suka menyendiri daripada menderita akibat ngobrol ngalor ngidul. Tapi hubungan pertemanan kamu kuat. Sebab kamu butuh keharmonisan juga. Kamu gak keberatan sendiri dalam waktu yang lama, dan sulit merasa bosan.

wah kayaknya udah mulai ngawur nih website… saya tuh orang yang paling cepat bosan… template blog aja udah beberapa kali ganti karena bosan… wah jawaban kali ini keliru… tapi jawaban yang pertama dijamin benar kok… hihihi…

Tetep Istiqomah yaaak… Wassalam

PEER LAGI DARI.. WULAN TENTUNYA…

Posted in Uncategorized on 28 August 2006 by munawir

Dapat Peer Lagi… hayooo tebakk… ga usah pake nebak2 deh… Peer yang nyampe ke saya tuh asalnya cuman dari satu sumber aja… WUUUULLAAAANNNN…. vokalisnya Ratu… eh bukan yak…. au ah gelap… let start…

Peraturannya
1. Kerjakan yang di bawah ini
2. Cari 5 orang tuk ngerjain lagi
3. Wah kok pake Bahasa Inggris nih…??? Ga ngerti

Favourites

Favourite Colour: Black and White… sometimes suka Biru
Favourite Food: Nasi Putih+Ayam+Telur Asin+ Jus Jeruk (di warteg dekat kos-kosan)
Favourite Song: Lukisan Malam (lagunya Hijaz)
Favourite Movie: Serendipity, 50 first dates, Two Week Notice…
Favourite Sport: Dorong motor yang kehabisan bensin
Favourite Day of the Week: Ga ada [Sabtu Minggu lembur seeh ]
Favourite Ice Cream: Chocolate

Currents

Current Mood: Bete’… stress ngurusin kerjaan yang numpuks
Current Taste: Maksudnya lagi makan apa..?? LAGI PUASAAA….!!!
Current Clothes: Celana panjang hitam, kemerja biru
Current Desktop: Abstrak… ga ngerti gambar apa…
Current Toenail Colour: ga ada
Current Time: 2:22 PM
Current Annoyance: urusan visa orang laen…
Current Thoughts: Kapan ya bedug magrib tanda buka puasa..???

First

First Best Friend: Aziz (temen kuliah)
First Crush: Maksud looh.??? artinya Crush banyak… u mean gebrakan rite..??
First Movie: Evolution (Semester 2 kuliah)
First Lie: wah udah lupa tuh… keseringan sih…
First Music:
Stinky… Jangan Tutup Dirimu… saya belajar maen gitar pake nih lagu…

Last

Last Cigarette: Kelas 1 SMA… nyobain doang… ternyata ga enak…
Last Drink: Miras..?? No way… mending Teh Botol Sosro
Last Car Ride:
Kia Picanto
Last Crush: hmm?? (ngikutin Wulan)
Last Phone Call: Ibu Yolha (PT. Molindo Raya Industrial)
Last CD played: Pake Mp3 player… lagunya Raihan gitu loohh..

Have you ever

Have you ever dated one of your best friends:
he he he… sepertinya sih iya… tapi bukan Aziz loo… wakakakakakak
Have you ever broken the law: Yaa gitu deehhh
Have you ever been arrested: saya anak baik lo…
Have you ever skinny dipped:
whaatt?? (ngikutin Wulan)
Have you ever kissed someone you don’t know: Yang dikenal aja susah…!!!

Tag 5 people!
Aku balikin ke Wulan ah… bisa ga…??? yang aku kenal udah pada ngerjain nih… sayanya aja yang telat… hihihihihihi…

TES KEPRIBADIAN

Posted in Uncategorized on 28 August 2006 by munawir

Tadi siang… Deen ngasih link http://www.sanasini.com/interactive/psyche/tests.php… katanya tes kepribdian gitu… daripada manyun… saya coba aja klik…n ada beberapa pilihan tes ternyata.. pertama.. saya pilih Tes Kecenderungan Untuk Selingkuh, ngerjain 30 soal yang bentuknya choice benar-salah gitu… dan hasilnya adalah :

Kamu tipe yang gak bisa selingkuh dunia akhirat. Kamu gak punya pilihan lain selain menjadi pasangan yang setia. Sekalipun secara terpaksa berselingkuh, kamu akan merasakan suasana yang penuh intimidasi.

He he he… hasil yang jujur dan benar-benar representatif… saya jadi makin demen ama nih website… so saya nyari lagi tes yang lain… so saya pilih Tes Personalitas, kita dikasih pilihan sembilan gambar dan kita kudu milih gambar yang kita sukai… so saya milih gambar ini

dan hasilnya adalah sebagai berikut… teng tongg…. :

Kamu lebih berpegang kepada diri kamu sendiri daripada orang lain. Kamu lebih suka menyendiri daripada menderita akibat ngobrol ngalor ngidul. Tapi hubungan pertemanan kamu kuat. Sebab kamu butuh keharmonisan juga. Kamu gak keberatan sendiri dalam waktu yang lama, dan sulit merasa bosan.

wah kayaknya udah mulai ngawur nih website… saya tuh orang yang paling cepat bosan… template blog aja udah beberapa kali ganti karena bosan… wah jawaban kali ini keliru… tapi jawaban yang pertama dijamin benar kok… hihihi…

Tetep Istiqomah yaaak… Wassalam

PEER LAGI DARI.. WULAN TENTUNYA…

Posted in Uncategorized on 28 August 2006 by munawir

Dapat Peer Lagi… hayooo tebakk… ga usah pake nebak2 deh… Peer yang nyampe ke saya tuh asalnya cuman dari satu sumber aja… WUUUULLAAAANNNN…. vokalisnya Ratu… eh bukan yak…. au ah gelap… let start…

Peraturannya
1. Kerjakan yang di bawah ini
2. Cari 5 orang tuk ngerjain lagi
3. Wah kok pake Bahasa Inggris nih…??? Ga ngerti

Favourites

Favourite Colour: Black and White… sometimes suka Biru
Favourite Food: Nasi Putih+Ayam+Telur Asin+ Jus Jeruk (di warteg dekat kos-kosan)
Favourite Song: Lukisan Malam (lagunya Hijaz)
Favourite Movie: Serendipity, 50 first dates, Two Week Notice…
Favourite Sport: Dorong motor yang kehabisan bensin
Favourite Day of the Week: Ga ada [Sabtu Minggu lembur seeh ]
Favourite Ice Cream: Chocolate

Currents

Current Mood: Bete’… stress ngurusin kerjaan yang numpuks
Current Taste: Maksudnya lagi makan apa..?? LAGI PUASAAA….!!!
Current Clothes: Celana panjang hitam, kemerja biru
Current Desktop: Abstrak… ga ngerti gambar apa…
Current Toenail Colour: ga ada
Current Time: 2:22 PM
Current Annoyance: urusan visa orang laen…
Current Thoughts: Kapan ya bedug magrib tanda buka puasa..???

First

First Best Friend: Aziz (temen kuliah)
First Crush: Maksud looh.??? artinya Crush banyak… u mean gebrakan rite..??
First Movie: Evolution (Semester 2 kuliah)
First Lie: wah udah lupa tuh… keseringan sih…
First Music:
Stinky… Jangan Tutup Dirimu… saya belajar maen gitar pake nih lagu…

Last

Last Cigarette: Kelas 1 SMA… nyobain doang… ternyata ga enak…
Last Drink: Miras..?? No way… mending Teh Botol Sosro
Last Car Ride:
Kia Picanto
Last Crush: hmm?? (ngikutin Wulan)
Last Phone Call: Ibu Yolha (PT. Molindo Raya Industrial)
Last CD played: Pake Mp3 player… lagunya Raihan gitu loohh..

Have you ever

Have you ever dated one of your best friends:
he he he… sepertinya sih iya… tapi bukan Aziz loo… wakakakakakak
Have you ever broken the law: Yaa gitu deehhh
Have you ever been arrested: saya anak baik lo…
Have you ever skinny dipped:
whaatt?? (ngikutin Wulan)
Have you ever kissed someone you don’t know: Yang dikenal aja susah…!!!

Tag 5 people!
Aku balikin ke Wulan ah… bisa ga…??? yang aku kenal udah pada ngerjain nih… sayanya aja yang telat… hihihihihihi…

HIKMAH DI BALIK MUSIBAH SAKIT

Posted in Uncategorized on 24 August 2006 by munawir

Pendahuluan

Orang yang sedang ditimpa penyakit tidak perlu dicekam rasa takut selama ia mentauhidkan Allah dan menjaga shalatnya. Bahkan, meskipun di masa sehatnya ia banyak berkubang dalam dosa dan maksiat, karena Allah itu Maha Penerima taubat sebelum ruh seorang hamba sampai di kerongkongan. Dan sesungguhnya di balik sakit itu terdapat hikmah dan pelajaran bagi siapa saja yang mau memikirkan-nya, di antaranya adalah:

1. Mendidik dan menyucikan jiwa dari keburukan.

Allah Ta’ala berfirman, artinya, “Apa saja musibah yang menimpa kamu maka disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS asy Syura: 30)

Dalam ayat ini terdapat kabar gembira sekaligus ancaman jika kita mengetahui bahwa musibah yang kita alami adalah merupakan hukuman atas dosa-dosa kita. Imam al Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu bahwa Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda: ”Tidak ada penyakit, kesedihan dan bahaya yang menimpa seorang mukmin hinggga duri yang menusuknya melain-kan Allah akan mengampuni kesalahan-kesalahannya dengan semua itu.”

Dalam hadits lain beliau bersabda: “Cobaan senantiasa akan menimpa seorang mukmin, keluarga, harta dan anaknya hingga dia bertemu dengan Allah dalam keadaan tidak mempunyai dosa.” Sebagian ulama salaf berkata, “Kalau bukan karena musibah-musibah yang kita alami di dunia, niscaya kita akan datang di hari kiamat dalam keadaan pailit.”

2. Mendapatkan kebahagiaan (pahala) tak terhingga di akhirat.

Itu merupakan balasan dari sakit yang diderita sewaktu di dunia, sebab kegetiran hidup yang dirasakan seorang hamba ketika di dunia akan berubah menjadi kenikmatan di akhirat dan sebaliknya. Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda, ”Dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir.” Dan dalam hadits lain disebutkan, ”Kematian adalah hiburan bagi orang beriman.” (HR .Ibnu Abi ad Dunya dengan sanad hasan). At Tirmidzi meriwayatkan dari Jabir secara marfu’, ”Manusia pada hari kiamat menginginkan kulitnya dicabik-cabik ketika di dunia karena iri melihat pahala orang-orang yang tertimpa cobaan.”

3. Allah dekat dengan orang sakit.

Dalam hadits qudsi Allah berfirman: ”Wahai manusia, si fulan hamba-Ku sakit dan engkau tidak membesuknya. Ingatlah seandainya engkau membesuknya niscaya engkau mendapati-Ku di sisinya.” (HR Muslim dari Abu Hurairah)

4. Sebagai parameter kesabaran seorang hamba.

Sebagaimana dituturkan, bahwa kalau seandainya tidak ada ujian maka tidak akan tampak keutamaan sabar. Apabila ada kesabaran maka akan muncul segala macam kebaikan yang menyertainya, namun jika tidak ada kesabaran maka akan lenyap pula kebaikan itu.

Anas Radhiallaahu anhu meriwayatkan sebuah hadits secara marfu’, “Sesungguhnya besarnya pahala tergantung pada besarnya cobaan. Jika Allah mencintai suatu kaum maka Dia akan mengujinya dengan cobaan. Barang siapa yang ridha atas cobaan tersebut maka dia mendapat keridhaan Allah dan barang siapa yang berkeluh kesah (marah) maka ia akan mendapat murka Allah.”

Apabila seorang hamba bersabar dan imannya tetap tegar maka akan ditulis namanya dalam daftar orang-orang yang sabar. Apabila kesabaran itu memunculkan sikap ridha maka ia akan ditulis dalam daftar orang-orang yang ridha. Dan jikalau memunculkan pujian dan syukur kepada Allah maka dia akan ditulis namanya bersama-sama orang yang bersyukur. Jika Allah mengaruniai sikap sabar dan syukur kepada seorang hamba maka setiap ketetapan Allah yang berlaku padanya akan menjadi baik semuanya. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda, “Sungguh menakjubkan kondisi seorang mukmin, sesungguhnya semua urusannya adalah baik baginya. Jika memperoleh kelapangan lalu ia bersyukur maka itu adalah baik baginya. Dan jika ditimpa kesempitan lalu ia bersabar maka itupun baik baginya (juga).”

5. Dapat memurnikan tauhid dan menautkan hati kepada Allah.

Wahab bin Munabbih berkata, “Allah menurunkan cobaan supaya hamba memanjatkan do’a dengan sebab bala’ itu.” Dalam surat Fushilat ayat 51 Allah berfirman, artinya, “Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka maka ia banyak berdo’a.”

Musibah dapat menyebabkan seorang hamba berdoa dengan sungguh-sungguh, tawakkal dan ikhlas dalam memohon. Dengan kembali kepada Allah (inabah) seorang hamba akan merasakan manisnya iman, yang lebih nikmat dari lenyapnya penyakit yang diderita. Apabila seseorang ditimpa musibah baik berupa kefakiran, penyakit dan lainnya maka hendaknya hanya berdo’a dan memohon pertolongan kepada Allah saja sebagiamana dilakukan oleh Nabi Ayyub ‘Alaihis Salam yang berdoa, “Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Rabbnya, ”(Ya Rabbku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang”. (QS. Al Anbiyaa :83)

6. Memunculkan berbagai macam ibadah yang menyertainya.

Di antara ibadah yang muncul adalah ibadah hati berupa khasyyah (rasa takut) kepada Allah. Berapa banyak musibah yang menyebabkan seorang hamba menjadi istiqamah dalam agamanya, berlari mendekat kepada Allah menjauhkan diri dari kesesatan. Amat banyak hamba yang setelah di timpa sakit ia mau memulai bertanya persoalan agamanya, mulai mengerjakan shalat dan berbuat kebaikan, yang kesemua itu tak pernah ia lakukan sebelum menderita sakit. Maka sakit yang dapat memunculkan ketaatan-ketaatan pada hakekatnya merupakan kenikmatan baginya.

7. Dapat mengikis sikap sombong, ujub dan besar kepala.

Jika seorang hamba kondisinya serba baik dan tak pernah ditimpa musibah maka biasanya ia akan bertindak melampaui batas, lupa awal kejadiannya dan lupa tujuan akhir dari kehidupannya. Akan tetapi ketika ia ditimpa sakit, mengeluarkan berbagai kotoran, bau tak sedap,dahak dan terpaksa harus lapar, kesakitan bahkan mati, maka ia tak mampu memberi manfaat dan menolak bahaya dari dirinya. Dia tak akan mampu menguasai kematian, terkadang ia ingin mengetahui sesuatu tetapi tak kuasa, ingin mengingat sesuatu namun tetap saja lupa. Tak ada yang dapat ia lakukan untuk dirinya, demikian pula orang lain tak mampu berbuat apa-apa untuk menolongnya. Maka apakah pantas baginya menyombongkan diri di hadapan Allah dan sesama manusia?

8. Memperkuat harapan (raja’) kepada Allah.

Harapan atau raja’ merupakan ibadah yang sangat utama, karena menyebabkan seorang hamba hatinya tertambat kepada Allah dengan kuat. Apalagi pada penderita sakit yang telah sekian lama berobat kesana kemari namun tak kunjung sembuh. Maka dalam kondisi seperti ini satu-satunya yang jadi tumpuan harapan hanyalah Allah semata, sehingga ia mengadu: “Ya Allah tak ada lagi harapan untuk sembuhnya penyakit ini kecuali hanya kepada-Mu.” Dan banyak terbukti ketika seseorang dalam keadaan kritis, ketika para dokter sudah angkat tangan namun dengan permohonan yang sungguh-sungguh kepada Allah ia dapat sembuh dan sehat kembali. Dan ibadah raja’ ini tak akan bisa terwujud dengan utuh dan sempurna jika seseorang tidak dalam keadaan kritis.

9. Merupakan indikasi bahwa Allah menghendaki kebaikan.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah secara marfu’ bahwa Rasulullah n bersabda, ”Barang siapa yang dikehen-daki oleh Allah kebaikan maka Allah akan menimpakan musibah kepadanya.” (HR al Bukhari). Seorang mukmin meskipun hidupnya sarat dengan ujian dan musibah namun hati dan jiwanya tetap sehat.

10. Allah tetap menulis pahala kebaikan yang biasa dilakukan oleh orang yang sakit.

Meskipun ia tidak lagi dapat melakukannya atau dapat melakukan namun tidak dengan sem-purna. Hal ini dikarenakan seandainya ia tidak terhalang sakit tentu ia akan tetap melakukan kebajikan tersebut, maka sakinya tidaklah menghalangi pahala meskipun menghalanginya untuk melakukan amalan. Hal ini akan terus berlanjut selagi dia (orang yang sakit) masih dalam niat atau janji untuk terus melakukan kebaikan tersebut. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya dari Abdullah bin Amr dari Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam, ”Tidak seorangpun yang ditimpa bala pada jasadnya melainkan Allah memerintah-kan kepada para malaikat untuk menjaganya, Allah berfirman kepada malaikat itu, “Tulislah untuk hambaKu siang dan malam amal shaleh yang (biasa) ia kerjakan selama ia masih dalam perjanjian denganKu.”

11. Sakit dapat menghantarkan ke manzilah (kedudukan) tertentu di Surga.

Terkadang seorang hamba memiliki manzilah di Surga, akan tetapi amalnya tidak dapat mengantarkannya ke sana maka Allah menimpakan kepadanya berbagai ujian secara bertubi-tubi sehingga sampailah ia kepada manzilah tadi, sebagaimana dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh imam Ibnu Hibban dari Abu Hurairah.

12. Dengan sakit akan diketahui besarnya makna sehat.

Jika seseorang selalu dalam keadaan sehat maka ia tidak akan mengetahui derita orang yang tertimpa cobaan dan kesusahan, dan ia tidak akan tahu pula besarnya nikmat yang ia peroleh. Maka ketika seorang hamba sakit, ia ingin agar bisa segera pulih sebagaimana kondisi semula ketika sehat, sebab setelah sakit itulah ia akan tahu apa artinya sehat.

Hendaknya seorang hamba bersabar dan memuji Allah ketika tertimpa musibah, sebab walaupun ia sedang sakit maka tentu masih ada orang lain yang lebih parah, dan jika tertimpa kefakiran maka pasti ada yang lebih fakir lagi. Hendaknya ia melihat sakit yang diderita dengan nikmat yang telah diterima dan dengan memikirkan faedah dan manfaat dari sakitnya. Dalam urusan agama seseorang harus memandang yang diatasnya agar tidak merasa bahwa dirinyalah orang yang terbaik, sedang dalam urusan dunia ia harus memandang orang yang ada di bawahnya agar menimbulkan rasa syukur dan melahirkan pujian kepada Allah.

13. Bagi seorang hamba (muslim) sakit merupakan rahmat bukan siksa.

Firman Allah, artinya. “Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Menge-tahui.” (QS. an Nisaa:147)

Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengenal Allah dan hikmahNya, meskipun demikian Allah tetap menyayanginya karena itu semua disebabkan ketidak tahuan, kelemahan dan kekurangannya.

(Dari nasyrah Darul Wathan, Min fawaidil maradh. Subakir Ahmad)
Dari Buletin Al-Sofwah

.

LIBURAN KEMANA AJA…

Posted in Uncategorized on 23 August 2006 by munawir

Assalamu Alaikum… bagaimana kabar blogger sekalian…? mudah-mudahan libur 17 Agustus-an dan isra’mi’raj memberikan semangat baru buat kita… amin… saya ingin cerita nih tentang lima hari liburan kemaren… mudah-mudahan saya masih bisa ingat detail-detailnya (maklum dah pikun)… he he he

Kamis, 17 Agustus 2006

Pukul 06.45 AM
saya sudah siap dengan kemeja lengan panjang berwarna putih, celana panjang warna hitam dan kopiah warna hitam yang agak sempit (kayak mo ijab kabul aja yak…) hari ini saya dapat amanah membaca UUD 1945 pada upacara bendera yang dilaksanakan di kantor.. hmm… tugas pertama nih membaca UUD 1945… langsung di hadapan pak menteri lagi… sejak kecil kalo jadi petugas upacara paling sering jadi pemimpin upacara atau pengibar bendera… hari ini lain… wajar kalo saya nervous…!!!

Pukul 08.40 AM
Alhamdulillah tugas membaca UUD 1945 sukses juga, walaupun pada alinea terakhir lidah ini keseleo dikit, namun itu tak mengurungkan niat pak Bambang Setiadi (salah satu deputi menteri/pimpinan saya) untuk menjabat tangan ini dan mengucapkan selamat pada saya seusai upacara… “SELAMAT YA WI…” saya serasa mendapatkan medali emas olimipade fisika…

Pukul 10.15 AM
Setelah memasukkan motor ke dalam kamar, kulangkahkan kaki ini menuju jl. Kebun Sirih, menunggu bus jurusan Kampung Rambutan… hari ini saya ingin mengunjungi saudara sepupu saya di Sukabumi… sudah lama saya janji tuk mengunjungi mereka…

Pukul 10.45 AM
Keenakan dengan MP3 nasyid Raihan sambil SMS-an, saya ga nyadar kalo udah nyampe di daerah Pasar Rebo, Terminal Kampung Rambutan udah lewat… terpaksa naek angkot lagi berbalik arah ke Jalan Baru… kuputuskan menunggu di Jalan Baru saja.. toh bus jurusan Sukabumi semuanya lewat situ… tak lupa masuk dulu ke Indo Maret… membeli 2 Fruit Tea Pet dan beberapa bungkus cemilan coklat untuk bekal di bus nanti…

Pukul 12.10
Sudah lebih sejam menunggu… Sebotol Fruit Tea pet sudah habis… bus yang kunanti tak kunjung tiba… malah bus Jurusan kota lain (Garut, Bandung, Purwokerto, dll) sudah tampak bosan mondar-mandir di depanku… padahal panasnya bukan maen… ekor mata ini menangkap segerombolan akhwat yang asyik ngobrol seakan tak menghiraukan teriknya matahari Jakarta siang itu… masa’ sih kalah sama akhwat… saya harus lebih sabar… lebih tegar dari akhwat-akhwat yang nampak anggun dengan pakaian takwanya itu (jadi ingat sama tulisan deen)

Pukul 12.40
Akhirnya bus yang dinanti nongol juga… penuh sesak… tidak ada lagi seat yang kosong… tumben ramai seperti ini… biasanya saya masih dapat seat… mungkin hari ini kesabaran saya sedang diuji oleh Allah… saya pun memilih bersyukur… mendingan berdiri di dalam bus… daripada berdiri di pinggir jalan menunggu bus… sepanjang jalan kuputar mp3 nasyid lagi sambil jari ini sibuk ber-SMS ria… mumpung murah (Rp.61/sms)… dua buku yang sengaja saya bawa untuk dibaca selama di perjalanan terpaksa nganggur aja di dalam tas… berdiri di dalam bus tidak memungkinkan untuk membaca…!!!

Pukul 14.20
akhirnya dapat tempat duduk… bisa lebih konsen SMS-an neeh… baru lima menit duduk… di pinggir jalan terlihat plang “UD. PANJANG SELAMAT”… alhamdulillah sudah sampai di depan toko saudara sepupuku… aku pun memberi kode kepada kondektur agar dia ngasih tau pak sopir kalo penumpangnya yang keren ini udah tiba di tujuan… bus hanya melambat… tidak berhenti… terpaksa saya melompat dengan penuh konsentrasi… bus antar kota sama kejamnya dengan bus dalam kota… aku pun melangkah mendekati toko sepupu saya… tapi kok ada yang aneh… madrasah yang biasanya di depan toko itu kok malah ga ada…?? aku perhatikan lagi plang toko itu… “UD. PANJANG SELAMAT… Parung Kuda“… Astagfirullah… saya salah turun… mestinya 15 KM lagi di toko PANJANG SELAMAT yang di daerah Karang Tengah… sebenarnya ga apa-apa juga sih… karena di toko yang di Parung Kuda ini, suami sepupu itu selalu standby… tapi aku enggan untuk tengsin… so saya pun menyetop angkot menuju Cibadak dan lanjut lagi dengan angkot menuju Karang Tengah… (memalukan)

Pukul 14.35
Akhirnya sampai di Karang Tengah, disambut dengan masakan lezat Kak Vera (Sepupu saya) hmm… kenyang dan lelah berdiri di bus… kalo gini yang paling enak adalah TIDUR….!!!

Pukul 16.15
saya terbangun… Sholat dan langsung menuju depan tivi…. sore ini EXTRAVAGANZA Spesial 17 Agustusan… namun baru lima menit nonton…. kak Vera dan suaminya ngajak jalan… ok deh… memang sudah lama ga jalan-jalan ke kota Sukabumi… terakhir ke Sukabumi bulan Maret lalu… boro-boro jalan-jalan… sakit asmaku malah kumat bahkan saya hampir dirawat di salah satu rumah sakit disana…

Pukul 19.00
saya dan kak Vera duduk-duduk di trotoar depan KFC & Yogya Departemen Store menunggu iparku mengambil mobil yang diparkir jauh di ujung jalan… disampingku seorang anak kecil sedang mengais-ngais tempat sampah di trotoar itu… ia tampak memilah-milah sampah yang akan diambilnya… sambil memberi sedikit uang saya bertanya “Kamu sekolah dek..??” ia hanya mengangguk lemah… “Kelas berapa..?” Lanjutku… “Kelas 3 kak”… jawabnya lirih sambil berlalu… aku memuji anak itu di depan ponakanku yang masih kelas 4 SD… “Amma.. liat tuh temanmu, masih kecil sudah cari uang sendiri tuk sekolah”.. Amma hanya diam agak tersipu… Kak Vera yang malah menjawab “Iya… bisanya hanya ngabisin duit”… Maafkan dik… aku hanya bisa memberi sedikit…

Pukul 19.30
Tiba di rumah… nonton… makan kue… minum susu… Sholat dan tidur… mempersiapkan stamina untuk perjalanan esok…!!!

Jumat, 18 Agustus 2006

Pukul 04.30
Alhamdulillah… hari ini masih diberi kesempatan oleh Allah tuk melihat indahnya dunia ciptaan-Nya… aku pun bergegas mandi dan Sholat Subuh karena sudah berniat untuk berangkat ke Bandung pagi-pagi sekali… sebenarnya jalan-jalan ke Bandung tidak ada dalam agenda liburan kali ini… namun karena jarak Sukabumi-Bandung tidak jauh lagi ditambah kesedian seorang saudara di Bandung untuk menjadi guide… maka saya mantapkan hati ini untuk mengunjungi kota kembang itu (untuk pertama kalinya)… kak Vera berpesan agar naik Bus AC agar lebih cepat tiba di Bandung

Pukul 08.20
Alhamdulillah tiba di Terminal Luwi Panjang Bandung… yang pertama saya cari adalah toilet… kebelet banget karena hawa dingin AC menusuk tubuh yang memang ga pake jaket… keluar dari toilet, kepalaku udah celingukan kanan kiri mencari guide yang belum pernah kutemui sebelumnya… ternyata yang dicari udah menanti dengan seulas senyum di bibir… Alhamdulillah…

Pukul 09.10
Tiba di tempat AP (sesuai permintaan beliau yang tidak ingin namanya dicantumkan di blog ini, maka disini saya menyebutnya AP saja… he he he)… kita langsung melahap nasi ayam yang kita beli di warteg dekat kos-kosan AP… maklum perut saya keroncongan… tadi subuh hanya melahap roti dan segelas susu… keasyikan ngobrol… tak terasa waktu sholat Jum’at masuk… Hayya ‘alas Sholah…

Pukul 14.00
Perjalanan pertamaku menyusuri kota Bandung dimulai… bersama AP, saya mampir dulu ke kampus UNPAD (bagian luarnya aja sih…) abis itu kami naek angkot jurusan Dipati Ukur – Kalapa… tujuan pertama adalah Bandung Indah Plaza (BIP)… isinya ga jauh beda dengan mal-mal yang ada di Jakarta… so kami nyebrang ke salah satu FO di depan BIP… disini saya beli sweater tebal (kapok tadi pagi kedinginan di bus)

Pukul 14.30
Nyebrang ke Gramedia… disini saya beli 3 buku… Diorama Sepasang Albanna, Dilatasi Memori (keduanya karya Ari Nur) dan Manusia Bugis (Karya Christian Pelras)… rasanya sudah lama saya tidak membaca buku lagi… padahal waktu kecil dulu saya demen banget membaca buku… apalagi koleksi buku Bapak di rumah banyak banget…!!!

Pukul 15.20
Ternyata AP juga bingung tujuan selanjutnya… guide yang aneh… padahal dari tahun 2002 AP kuliah di Bandung… kemudian AP menawarkan ke ITB… saya pun setuju… belum pernah ke sana sih… sebelum nyampe di ITB, saya mampir beli brownies AMANDA yang dijual di outlet kelilingnya… sesampai di ITB, kami menyusuri koridor-koridor beberapa fakultas… ITB membuatku kangen sama kampus merah UNHAS… sama-sama banyak pohonnya sih… tak lupa kami mampir ke masjid kampus ITB yang terkenal dengan SALMAN-nya itu… tak lupa membeli CD Murottal Syeikh Abdullah Al Mathroed dan MP3 Kompilasi Nasyid… ITB is a beatiful campusssss…!!!

Pukul 17.00
Tiba di kos-kosan AP, saya udah ngantuk dan capek jalan… beda dengan AP yang masih segar… mungkin karena dia lebih sering ikut aksi yang ada longmarchnya… he he he… untuk mengganjal perut, AP mentraktir mpek-mpek… Hmm… what a delicious…

Pukul 19.30
Selesai sholat… saya pun pamit pada AP sambil berterima kasih atas kesediaannya menemani saya seharian jalan-jalan di Bandung (walaupun hati saya masih merasa kurang puas… butuh lebih dari sehari tuk menelilingi kota Bandung)… saya tidak lupa tukaran koleksi mp3 nasyid dengan AP… baru sehari jalan bersama AP… saya sudah merasa lama bersaudara dengan dia… Thanks AP…!!!!

Pukul 20.10
Tiba di Terminal Luwi Panjang, tidak sulit untuk mencari bus AC menuju terminal Kampung Rambutan via tol Cipularang… karena kantuk yang tidak kuasa ditahan… saya pun tertidur sepanjang perjalanan ditemani alunan nasyid Hijaz koleksi AP…

Pukul 23.30
Tiba di Terminal Kampung Rambutan… karea ketiduran, saya jadi penumpang terakhir yang turun dari bus… sebagian besar penumpang sudah turun di daerah Pasar Rebo untuk melanjutkan perjalanan dengan bus dalam kota… saya pun sebenarnya berniat seperti itu… tapi kehendak Allah berkata lain… aku pun mencari-cari bus dalam kota di Kampung Rambutan… udah ga ada lagi… taksi pun menjadi satu-satunya alternatif terakhir untuk tiba di kos-kosan…

Pukul 24.15
Alhamdulillah… Tiba di kos-kosan… ngantuk…. tertidur lagi…

Sabtu, 19 Agustus 2005

Pukul 09.30
Telat bangun nih… mungkin karena masih kecapean seharian jalan kemaren. pakaian kotor numpuk.. yah nyuci dulu aahhh….

Pukul 12.30
Abis Sholat Dhuhur.. naek bajaj menuju Stasiun Gambir… dari Gambir naek Bus DAMRI menuju Bandara Sukarno Hatta, sore ini saya akan berangkat ke Malang untuk menghadiri resepsi pernikahan Mba Tri (teman kantor) pada malam harinya… Untuk mengisi waktu, saya pun mulai membaca dua novel karya Ari Nur yang kubeli di Bandung…

Pukul 14.30
Sambil menunggu boarding, saya ngobrol dengan Pak Agus, teman kantor yang juga berniat hadir di resepsi nikahan mba Tri… saya baru tahu kalo pak Agus nih ternyata seorang fotografer profesional, dia membawa Kamera SLR digital merek Nikon dan mengambil beberapa moment di bandara… pembicaraan pun seputar masalah fotografi… jadi pengen punya kamera SLR digital juga… harganya 8 jutaan… kapan ya bisa beli kamera itu..??

Pukul 15.15
Pesawat Mandala Airlines yang membawa saya menuju Malang meninggalkan bumi Jakarta… saya kian larut dalam karya Ari Nur… imajinasiku pun melayang…

Pukul 16.30
Tiba di bandara Abdul Rahman Saleh Malang… pendaratan pesawat yang saya tumpangi agak kurang mulus menurut saya… kayaknya pilotnya ngerem mendadak nih… ternyata Bandara Abdul Rahman Saleh merupakan Pangkalan Udara AU, bukan bandara komersil…. mungkin pak pilot ngeremnya agak kasar karena mengantisipasi pendeknya landasan bandara ini… denger-denger nih… hari ini hari ketiga Mandala Airlines membuka penerbangan langsung menuju Malang… saya dan pak Agus pun memesan taksi menuju hotel Grand Palace, tempat kami beristirahat nanti… jarak bandara sampe hotel ternyata agak jauh juga…!!!

Pukul 19.00
Saya dan Pak Agus menuju auditorium FK Unibraw, tempat resepsi nikahan Mbak Tri… sebelumnya mampir dulu di toko Wicaksono, pusat oleh-oleh khas Malang… mmmhhhh… di gedung auditorium ketemu ama Mba Ika, Mba Uti, Pak Hendro, Pak Ato, Mba Leli… dan tentu saja sepasang mempelai yang sedang berbahagia… Mba Tri dan Mas Genia… kapan ya saya bisa nyusul… hihihihi..

Pukul 21.30
Tiba di hotel… walaupun ngantuk… saya lebih memilih untuk melahap buku-buku Ari Nur… Excellent Book…!!!

Ahad, 20 Agustus 2005

Pukul 06.30
Lapar banget nih… waktunya sarapan… i’m alone karena pak Agus udah balik duluan ke Jakarta dengan penerbangan pertama…

Pukul 08.30
Departs from Hotel to Airports… lumayan mahal juga neh bayar taksi ke bandara ampe 75 ribu rupiah… di bandara udah penuh orang yang mo berangkat ke Jakarta… dengar-dengar sih sejak terjadi semburan lumpur Lapindo Brantas di Sidoarjo banyak orang yang memilih untuk terbang dari bandara Abdul Rahman Saleh ini…

Pukul 10.00
Sayoonara Malang… what a beautiful city… sayangnya ga ada waktu tuk keliling jalan-jalan… padahal udah dapat rekomendasi cool places dari mba’-mba’ yang tinggal di Jawa Timur…

Pukul 12.00
akhirnya tiba di Jakarta… dengan ini liburan saya anggap selesai… abis ini saya mo beres-berese kamar kos yang berantakan.. nyuci pakaian… silaturrahim sama keluarga yang ada di Jakarta… truss ngapain yah…?? wahhh ternyata masih ada satu hari lagi… SENIN kan masih libur..?? gimana nih..?? masa sih cuman bengong di kos-kosan aja..?? kalo udah gini.. jadi rindu ama Makassar nih…

…dan liburan pun selesai… masuk kantor lagi seperti biasa…!!!

LIBURAN KEMANA AJA…

Posted in Uncategorized on 23 August 2006 by munawir

Assalamu Alaikum… bagaimana kabar blogger sekalian…? mudah-mudahan libur 17 Agustus-an dan isra’mi’raj memberikan semangat baru buat kita… amin… saya ingin cerita nih tentang lima hari liburan kemaren… mudah-mudahan saya masih bisa ingat detail-detailnya (maklum dah pikun)… he he he

Kamis, 17 Agustus 2006

Pukul 06.45 AM
saya sudah siap dengan kemeja lengan panjang berwarna putih, celana panjang warna hitam dan kopiah warna hitam yang agak sempit (kayak mo ijab kabul aja yak…) hari ini saya dapat amanah membaca UUD 1945 pada upacara bendera yang dilaksanakan di kantor.. hmm… tugas pertama nih membaca UUD 1945… langsung di hadapan pak menteri lagi… sejak kecil kalo jadi petugas upacara paling sering jadi pemimpin upacara atau pengibar bendera… hari ini lain… wajar kalo saya nervous…!!!

Pukul 08.40 AM
Alhamdulillah tugas membaca UUD 1945 sukses juga, walaupun pada alinea terakhir lidah ini keseleo dikit, namun itu tak mengurungkan niat pak Bambang Setiadi (salah satu deputi menteri/pimpinan saya) untuk menjabat tangan ini dan mengucapkan selamat pada saya seusai upacara… “SELAMAT YA WI…” saya serasa mendapatkan medali emas olimipade fisika…

Pukul 10.15 AM
Setelah memasukkan motor ke dalam kamar, kulangkahkan kaki ini menuju jl. Kebun Sirih, menunggu bus jurusan Kampung Rambutan… hari ini saya ingin mengunjungi saudara sepupu saya di Sukabumi… sudah lama saya janji tuk mengunjungi mereka…

Pukul 10.45 AM
Keenakan dengan MP3 nasyid Raihan sambil SMS-an, saya ga nyadar kalo udah nyampe di daerah Pasar Rebo, Terminal Kampung Rambutan udah lewat… terpaksa naek angkot lagi berbalik arah ke Jalan Baru… kuputuskan menunggu di Jalan Baru saja.. toh bus jurusan Sukabumi semuanya lewat situ… tak lupa masuk dulu ke Indo Maret… membeli 2 Fruit Tea Pet dan beberapa bungkus cemilan coklat untuk bekal di bus nanti…

Pukul 12.10
Sudah lebih sejam menunggu… Sebotol Fruit Tea pet sudah habis… bus yang kunanti tak kunjung tiba… malah bus Jurusan kota lain (Garut, Bandung, Purwokerto, dll) sudah tampak bosan mondar-mandir di depanku… padahal panasnya bukan maen… ekor mata ini menangkap segerombolan akhwat yang asyik ngobrol seakan tak menghiraukan teriknya matahari Jakarta siang itu… masa’ sih kalah sama akhwat… saya harus lebih sabar… lebih tegar dari akhwat-akhwat yang nampak anggun dengan pakaian takwanya itu (jadi ingat sama tulisan deen)

Pukul 12.40
Akhirnya bus yang dinanti nongol juga… penuh sesak… tidak ada lagi seat yang kosong… tumben ramai seperti ini… biasanya saya masih dapat seat… mungkin hari ini kesabaran saya sedang diuji oleh Allah… saya pun memilih bersyukur… mendingan berdiri di dalam bus… daripada berdiri di pinggir jalan menunggu bus… sepanjang jalan kuputar mp3 nasyid lagi sambil jari ini sibuk ber-SMS ria… mumpung murah (Rp.61/sms)… dua buku yang sengaja saya bawa untuk dibaca selama di perjalanan terpaksa nganggur aja di dalam tas… berdiri di dalam bus tidak memungkinkan untuk membaca…!!!

Pukul 14.20
akhirnya dapat tempat duduk… bisa lebih konsen SMS-an neeh… baru lima menit duduk… di pinggir jalan terlihat plang “UD. PANJANG SELAMAT”… alhamdulillah sudah sampai di depan toko saudara sepupuku… aku pun memberi kode kepada kondektur agar dia ngasih tau pak sopir kalo penumpangnya yang keren ini udah tiba di tujuan… bus hanya melambat… tidak berhenti… terpaksa saya melompat dengan penuh konsentrasi… bus antar kota sama kejamnya dengan bus dalam kota… aku pun melangkah mendekati toko sepupu saya… tapi kok ada yang aneh… madrasah yang biasanya di depan toko itu kok malah ga ada…?? aku perhatikan lagi plang toko itu… “UD. PANJANG SELAMAT… Parung Kuda“… Astagfirullah… saya salah turun… mestinya 15 KM lagi di toko PANJANG SELAMAT yang di daerah Karang Tengah… sebenarnya ga apa-apa juga sih… karena di toko yang di Parung Kuda ini, suami sepupu itu selalu standby… tapi aku enggan untuk tengsin… so saya pun menyetop angkot menuju Cibadak dan lanjut lagi dengan angkot menuju Karang Tengah… (memalukan)

Pukul 14.35
Akhirnya sampai di Karang Tengah, disambut dengan masakan lezat Kak Vera (Sepupu saya) hmm… kenyang dan lelah berdiri di bus… kalo gini yang paling enak adalah TIDUR….!!!

Pukul 16.15
saya terbangun… Sholat dan langsung menuju depan tivi…. sore ini EXTRAVAGANZA Spesial 17 Agustusan… namun baru lima menit nonton…. kak Vera dan suaminya ngajak jalan… ok deh… memang sudah lama ga jalan-jalan ke kota Sukabumi… terakhir ke Sukabumi bulan Maret lalu… boro-boro jalan-jalan… sakit asmaku malah kumat bahkan saya hampir dirawat di salah satu rumah sakit disana…

Pukul 19.00
saya dan kak Vera duduk-duduk di trotoar depan KFC & Yogya Departemen Store menunggu iparku mengambil mobil yang diparkir jauh di ujung jalan… disampingku seorang anak kecil sedang mengais-ngais tempat sampah di trotoar itu… ia tampak memilah-milah sampah yang akan diambilnya… sambil memberi sedikit uang saya bertanya “Kamu sekolah dek..??” ia hanya mengangguk lemah… “Kelas berapa..?” Lanjutku… “Kelas 3 kak”… jawabnya lirih sambil berlalu… aku memuji anak itu di depan ponakanku yang masih kelas 4 SD… “Amma.. liat tuh temanmu, masih kecil sudah cari uang sendiri tuk sekolah”.. Amma hanya diam agak tersipu… Kak Vera yang malah menjawab “Iya… bisanya hanya ngabisin duit”… Maafkan dik… aku hanya bisa memberi sedikit…

Pukul 19.30
Tiba di rumah… nonton… makan kue… minum susu… Sholat dan tidur… mempersiapkan stamina untuk perjalanan esok…!!!

Jumat, 18 Agustus 2006

Pukul 04.30
Alhamdulillah… hari ini masih diberi kesempatan oleh Allah tuk melihat indahnya dunia ciptaan-Nya… aku pun bergegas mandi dan Sholat Subuh karena sudah berniat untuk berangkat ke Bandung pagi-pagi sekali… sebenarnya jalan-jalan ke Bandung tidak ada dalam agenda liburan kali ini… namun karena jarak Sukabumi-Bandung tidak jauh lagi ditambah kesedian seorang saudara di Bandung untuk menjadi guide… maka saya mantapkan hati ini untuk mengunjungi kota kembang itu (untuk pertama kalinya)… kak Vera berpesan agar naik Bus AC agar lebih cepat tiba di Bandung

Pukul 08.20
Alhamdulillah tiba di Terminal Luwi Panjang Bandung… yang pertama saya cari adalah toilet… kebelet banget karena hawa dingin AC menusuk tubuh yang memang ga pake jaket… keluar dari toilet, kepalaku udah celingukan kanan kiri mencari guide yang belum pernah kutemui sebelumnya… ternyata yang dicari udah menanti dengan seulas senyum di bibir… Alhamdulillah…

Pukul 09.10
Tiba di tempat AP (sesuai permintaan beliau yang tidak ingin namanya dicantumkan di blog ini, maka disini saya menyebutnya AP saja… he he he)… kita langsung melahap nasi ayam yang kita beli di warteg dekat kos-kosan AP… maklum perut saya keroncongan… tadi subuh hanya melahap roti dan segelas susu… keasyikan ngobrol… tak terasa waktu sholat Jum’at masuk… Hayya ‘alas Sholah…

Pukul 14.00
Perjalanan pertamaku menyusuri kota Bandung dimulai… bersama AP, saya mampir dulu ke kampus UNPAD (bagian luarnya aja sih…) abis itu kami naek angkot jurusan Dipati Ukur – Kalapa… tujuan pertama adalah Bandung Indah Plaza (BIP)… isinya ga jauh beda dengan mal-mal yang ada di Jakarta… so kami nyebrang ke salah satu FO di depan BIP… disini saya beli sweater tebal (kapok tadi pagi kedinginan di bus)

Pukul 14.30
Nyebrang ke Gramedia… disini saya beli 3 buku… Diorama Sepasang Albanna, Dilatasi Memori (keduanya karya Ari Nur) dan Manusia Bugis (Karya Christian Pelras)… rasanya sudah lama saya tidak membaca buku lagi… padahal waktu kecil dulu saya demen banget membaca buku… apalagi koleksi buku Bapak di rumah banyak banget…!!!

Pukul 15.20
Ternyata AP juga bingung tujuan selanjutnya… guide yang aneh… padahal dari tahun 2002 AP kuliah di Bandung… kemudian AP menawarkan ke ITB… saya pun setuju… belum pernah ke sana sih… sebelum nyampe di ITB, saya mampir beli brownies AMANDA yang dijual di outlet kelilingnya… sesampai di ITB, kami menyusuri koridor-koridor beberapa fakultas… ITB membuatku kangen sama kampus merah UNHAS… sama-sama banyak pohonnya sih… tak lupa kami mampir ke masjid kampus ITB yang terkenal dengan SALMAN-nya itu… tak lupa membeli CD Murottal Syeikh Abdullah Al Mathroed dan MP3 Kompilasi Nasyid… ITB is a beatiful campusssss…!!!

Pukul 17.00
Tiba di kos-kosan AP, saya udah ngantuk dan capek jalan… beda dengan AP yang masih segar… mungkin karena dia lebih sering ikut aksi yang ada longmarchnya… he he he… untuk mengganjal perut, AP mentraktir mpek-mpek… Hmm… what a delicious…

Pukul 19.30
Selesai sholat… saya pun pamit pada AP sambil berterima kasih atas kesediaannya menemani saya seharian jalan-jalan di Bandung (walaupun hati saya masih merasa kurang puas… butuh lebih dari sehari tuk menelilingi kota Bandung)… saya tidak lupa tukaran koleksi mp3 nasyid dengan AP… baru sehari jalan bersama AP… saya sudah merasa lama bersaudara dengan dia… Thanks AP…!!!!

Pukul 20.10
Tiba di Terminal Luwi Panjang, tidak sulit untuk mencari bus AC menuju terminal Kampung Rambutan via tol Cipularang… karena kantuk yang tidak kuasa ditahan… saya pun tertidur sepanjang perjalanan ditemani alunan nasyid Hijaz koleksi AP…

Pukul 23.30
Tiba di Terminal Kampung Rambutan… karea ketiduran, saya jadi penumpang terakhir yang turun dari bus… sebagian besar penumpang sudah turun di daerah Pasar Rebo untuk melanjutkan perjalanan dengan bus dalam kota… saya pun sebenarnya berniat seperti itu… tapi kehendak Allah berkata lain… aku pun mencari-cari bus dalam kota di Kampung Rambutan… udah ga ada lagi… taksi pun menjadi satu-satunya alternatif terakhir untuk tiba di kos-kosan…

Pukul 24.15
Alhamdulillah… Tiba di kos-kosan… ngantuk…. tertidur lagi…

Sabtu, 19 Agustus 2005

Pukul 09.30
Telat bangun nih… mungkin karena masih kecapean seharian jalan kemaren. pakaian kotor numpuk.. yah nyuci dulu aahhh….

Pukul 12.30
Abis Sholat Dhuhur.. naek bajaj menuju Stasiun Gambir… dari Gambir naek Bus DAMRI menuju Bandara Sukarno Hatta, sore ini saya akan berangkat ke Malang untuk menghadiri resepsi pernikahan Mba Tri (teman kantor) pada malam harinya… Untuk mengisi waktu, saya pun mulai membaca dua novel karya Ari Nur yang kubeli di Bandung…

Pukul 14.30
Sambil menunggu boarding, saya ngobrol dengan Pak Agus, teman kantor yang juga berniat hadir di resepsi nikahan mba Tri… saya baru tahu kalo pak Agus nih ternyata seorang fotografer profesional, dia membawa Kamera SLR digital merek Nikon dan mengambil beberapa moment di bandara… pembicaraan pun seputar masalah fotografi… jadi pengen punya kamera SLR digital juga… harganya 8 jutaan… kapan ya bisa beli kamera itu..??

Pukul 15.15
Pesawat Mandala Airlines yang membawa saya menuju Malang meninggalkan bumi Jakarta… saya kian larut dalam karya Ari Nur… imajinasiku pun melayang…

Pukul 16.30
Tiba di bandara Abdul Rahman Saleh Malang… pendaratan pesawat yang saya tumpangi agak kurang mulus menurut saya… kayaknya pilotnya ngerem mendadak nih… ternyata Bandara Abdul Rahman Saleh merupakan Pangkalan Udara AU, bukan bandara komersil…. mungkin pak pilot ngeremnya agak kasar karena mengantisipasi pendeknya landasan bandara ini… denger-denger nih… hari ini hari ketiga Mandala Airlines membuka penerbangan langsung menuju Malang… saya dan pak Agus pun memesan taksi menuju hotel Grand Palace, tempat kami beristirahat nanti… jarak bandara sampe hotel ternyata agak jauh juga…!!!

Pukul 19.00
Saya dan Pak Agus menuju auditorium FK Unibraw, tempat resepsi nikahan Mbak Tri… sebelumnya mampir dulu di toko Wicaksono, pusat oleh-oleh khas Malang… mmmhhhh… di gedung auditorium ketemu ama Mba Ika, Mba Uti, Pak Hendro, Pak Ato, Mba Leli… dan tentu saja sepasang mempelai yang sedang berbahagia… Mba Tri dan Mas Genia… kapan ya saya bisa nyusul… hihihihi..

Pukul 21.30
Tiba di hotel… walaupun ngantuk… saya lebih memilih untuk melahap buku-buku Ari Nur… Excellent Book…!!!

Ahad, 20 Agustus 2005

Pukul 06.30
Lapar banget nih… waktunya sarapan… i’m alone karena pak Agus udah balik duluan ke Jakarta dengan penerbangan pertama…

Pukul 08.30
Departs from Hotel to Airports… lumayan mahal juga neh bayar taksi ke bandara ampe 75 ribu rupiah… di bandara udah penuh orang yang mo berangkat ke Jakarta… dengar-dengar sih sejak terjadi semburan lumpur Lapindo Brantas di Sidoarjo banyak orang yang memilih untuk terbang dari bandara Abdul Rahman Saleh ini…

Pukul 10.00
Sayoonara Malang… what a beautiful city… sayangnya ga ada waktu tuk keliling jalan-jalan… padahal udah dapat rekomendasi cool places dari mba’-mba’ yang tinggal di Jawa Timur…

Pukul 12.00
akhirnya tiba di Jakarta… dengan ini liburan saya anggap selesai… abis ini saya mo beres-berese kamar kos yang berantakan.. nyuci pakaian… silaturrahim sama keluarga yang ada di Jakarta… truss ngapain yah…?? wahhh ternyata masih ada satu hari lagi… SENIN kan masih libur..?? gimana nih..?? masa sih cuman bengong di kos-kosan aja..?? kalo udah gini.. jadi rindu ama Makassar nih…

…dan liburan pun selesai… masuk kantor lagi seperti biasa…!!!