Hari Jum’at nih… seperti biasa, cerita hari ini akan saya mulai dari buku yang saya beli siang tadi… tapi sebelum itu saya mau cerita dikit tentang situasi di Masjid Iqra’ BPPT waktu Sholat Jum’at tadi… ga seperti biasanya, di masjid tadi banyak jamaah memakai kaus oblong seragam dengan tulisan di punggung : “The First National Computer Camp For The Blind”, mereka ternyata adalah penyandang cacat (tunanetra), yang sedang mengikuti program yang diadakan atas kerjasama oleh Yayasan Mitra Netra, Hewlet Packard, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Microsoft dan Blue Bird… setelah selesai Sholat Jum’at, dipandu oleh panitia, mereka kembali ke hall dengan beriringan saling bergandeng tangan, tentu saja agar tidak menabrak jamaah lain yang masih duduk terpekur dalam zikir dan doa… saya jadi merasa ga enak nih (malu) sama Allah SWT. hamba-hamba-Nya yang lain yang diberikan kekurangan nikmat penglihatan oleh-Nya masih semangat tuk sholat dan bersyukur pada-Nya… saya aja yang banyak merasakan manfaat dari nikmat penglihatan oleh-Nya kadang masih sering alpa dalam beribadah… masih sering enggan untuk bersyukur… masih malas bermunajat pada-Nya…. hmm… ya Allah…. karuniakanlah senantiasa kepadaku rasa Syukur dan keiginan kuat untuk mengabdi di Jalan-Mu…

Lanjut ke buku nih… tadi saya beli buku lagi, judulnya : IBADAH SEPENUH HATI… ditulis oleh Amru Khalid, diterbitkan pertama kali oleh Darul Ma’rifah, Beirut dan di Indonesia diterbitkan oleh Penerbit AQWAM, Solo. berikut saya kutip tulisan yang ada di cover belakang buku tersebut :
Ibadah itu Nikmat
Dalam lantuan surah al-Fatihah, terjadi dialog syahdu antara seorang hamba dengan Rabbnya. Di kegelapan malam yang hening, terjadi perjumpaan antara seorang hamba -yang rela memutuskan nikmat tidur demi ibadah-, dengan Penguasa alam semesta. Sang Penguasa, pemilik ‘Arsy, yang sengaja turun ke langit dunia untuk memberi setiap hamba yang meminta; mengabulkan mereka yang berdoa; dan mengampuni siapa saja yang bertaubat. Sungguh, sebuah kenikmatan spiritual yang mengesankan
Namun, seringkali buah manis spiritual itu gagal diraih, hanya karena kita terjebak pada rutinitas belaka. Shalat, misalnya, dianggap sebagai kegiatan yang sekedar menggugurkan kewajiban. Yang terjadi kemudian adalah kegiatan ibadah yang tanpa ruh-sebuah kegiatan fisik tanpa disertai oleh partisipasi hati. Padahal, hati adalah titik sentral yang menentukan kualitas ibadah. Shalat tanpa khusyuk, sia-sia. Sedekah tanpa ikhlas pun tak berguna.
Buku ini mencoba menggugah kembali kesadaran kita, bahwa, dengan disertai “kehadiran” hati, ibadah-sebenarnya-adalah nikmat spiritual, bukan beban fisik. Dengan bahasa dialogis, penulis mengurai sisi keindahan ibadah, disertai tips-tips tertent untuk “menghadirkan” hati, agar ibadah lebih bermakna.
Hmm… dari kalimat-kalimat pengantarnya aja udah bisa dibayangin, kalo nih buku asik tuk dibaca, di cover depan malah ada banner bulet kecil yang bertuliskan Manajemen Qalbu ala Mesir… so… buruan miliki buku ini….!!!!

Foto bareng Pak Dadang di depan Stand
Beberapa hari kemaren, saya ke Bandung untuk ngikut Pameran Gelar Teknologi yang diadakan di Sasana Budaya Ganesha ITB, dalam rangka Rakornas RISTEK 2006, lumayan rame sih, pesertanya kan dari Balitbangda dari Sabang sampai Merauke. di Pameran ngejaga stand kedeputian yang isinya tiga divisi bareng Pak Mahendro, Pak Dadang dan Pak Ampuh. isi standnya rame, mulai dari mesin modern pemotong ayam, knalpot berteknologi plasma, Virgin Coconut Oil, ampe presentasi tentang Pembangkit Tenaga Arus Laut. yang mampir ke stand banyak juga, padahal posisinya ga strategis amat… thanks deh buat Ayu Asmini yang udah ngebantuin display dan masang-masang poster di hari pertama… ntar kalo Ayu pindahan kos insya Allah gantian deh saya yang bantuin…
di Bandung saya sempat juga ketemu dengan Margaretha (Ukhty Eta) yang sekarang kerja di BPK Bandung… akhirnya ketemu juga dengan dia setelah 5 tahun dia jadi cyber sister alias blum pernah ketemuan… sebenarnya pernah sih janjian ketemu waktu saya ke kampungnya (Jogja) bulan Mei kemaren, cuman cancelled karena tiba-tiba paginya ada gempa… ternyata nih anak asli chubby.. pas banget dengan yang digambarkan kakakku (K’ Ina) yang udah ketemu dengan Etha beberapa tahun yang lalu… he he he… akhirnya misteri itupun terpecahkan… Semoga persahabatan kita langgeng ya…!!!
Hmm… udah malem nih… postingan ini saya mulai tulis siang tadi… tapi baru kelar sekarang karena kerjaan minta ampun banyaknya… tapi sebagai abdi negara yang baik, kerjaan harus nomor satu… ngeblog mah urusan nomor sekian-sekian… *halllah*… oh iyaah… the last one… saya ingin memperlihatkan foto saya dan teman-teman sesama pegawai baru di Ristek.. jangan-jangan salah satu dari mereka adalah kenalan anda… nih foto diambil waktu penutupan prajabatan beberapa minggu yang lalu…. They are :

Belakang Kiri ke Kanan :
Agung Pambudi (Agro UPN Jogja), Handi Agus Widagdo (Hukum Unsoed), Hasmo Sadewo (Agro Unibraw), dan saya (HI UNHAS)
Depan Kiri ke Kanan :
Rini Ismiati (Hukum UGM), Yenny Kusumawati (TI UII), Irmawati (FKM UI), Nungki Indrianri (FE UGM), Etty Tri Widyastuti (FP IPB), Herlina Hadisetiawati (Tekpan IPB)
sekian cerita hari ini… Capppeeee deh… Wassalamu Alaikum