TUTUP TABUNGAN
Setelah beralih ke Bank Syariah Mandiri dan BRI, rekening saya di Bank Bukopin dan Bank Mega akhirnya saya tutup. Tidak cukup sampai di situ, malam ini saya menutup lagi satu rekening tabungan saya, ups… tepatnya sih bukan rekening tabungan… tapi…
Lazimnya disebut celengan, tapi wadahnya bukan berbentuk celeng. saya membelinya sekitar 2 tahun lalu, harganya cuman seribu rupiah, tapi ternyata yang terkumpul jauh lebih besar dari modal membeli celengannya.
Karena sang celengan sudah tidak sanggup lagi menampung uang logam yang masuk, saya pun memutuskan untuk ‘tutup tabungan’ alias membongkar sang celengan, dan setelah diitung-itung jumlah uang logam yang terkumpul selama dua tahun sebanyak 135.775 rupiah, hehehehe… dengan rincian, 3 keping uang logam 1000-an, 109 keping uang logam putih 500-an, 88 keping uang logam kuning 500-an, 96 keping logam 200-an, 128 keping uang logam putih 100-an, 15 keping uang logam kuning 100-an, 15 keping uang logam 50-an, dan sekeping uang logam pecahan 25 rupiah.
Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit… uang logam yang (dengan sabar) saya kumpulkan dari kembalian belanjaan di warteg atau di pasar selama 2 tahun, kini bisa berguna tuk nutupin uang makan selama kurang lebih seminggu. Kalau kita istiqomah (konsisten) dan sabar dalam mengerjakan sesuatu, insya Allah hasilnya akan memuaskan. Wassalam
8 June 2008 at 4:22 pm
bagusnya uangta di tabung di salah satu bank pemerintah di sinjai, nanti saya bantu ki… atas nama saya juga boleh hehe